Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perbuatan Zina Dan Dampaknya

Asusila merupakan perbuatan atau tingkah laris yang menyimpang dari norma-norma atau kaidah kesopanan yang kini ini cenderung banyak terjadi di kalangan masyarakat, terutama remaja. Islam dengan Al Qur’an dan sunah telah memasang pagar-pagar aturan bagi kehidupan insan biar menjadi kehidupan yang indah dan higienis dari kerusakan moral. Menurut pandangan Islam, tinggi dan rendahnya spiritualitas (rohani) pada sebuah masyarakat berkaitan akrab dengan segala perilakunya, bukan saja tata sikap yang bersifat ibadah mahdah (khusus) ibarat shalat dan puasa, namun juga yang bersifat sikap ibadah ghairu mahadah (umum) ibarat hal-hal yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan.

Zina merupakan hubungan seksual yang tidak sah baik dilihat dari sisi aturan agama maupun aturan negara. Prostitusi (pelacuran) dan seks bebas yakni dua pola dari perbuatan zina. Dalam agama, prostitusi maupun seks bebas sangat besar dosanya.

Didalam Al Qur’anulkarim, terdapat beberapa ayat yang memuat gosip dan pengetahuan perihal hubungan antara pria dan perempuan. Firman Allah SWT, Artinya : “Katakanlah kepada orang pria yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu yakni lebih suci bagi mereka. Sesungguhyna Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An Nur : 30)

Hadis Rasulullah SAW yang artinya menyatakan : “Maka bertakwalah kepada Allah dalam hal wanita. Sebab kalian telah mengambil mereka dengan dasar amanah Allah dan telah kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimah Allah.” (HR Muslim)

Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Perbuatan Zina

Ada bermacam-macam hal yang sanggup menjadi faktor pemicu munculnya perbuatan zina di dalam suatu masyarakat tersebut, ibarat berikut ini.

    Asusila merupakan perbuatan atau tingkah laris yang menyimpang dari norma Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Perbuatan Zina dan Dampaknya
  1. Faktor lingkungan atau masyarakat yang memperlihatkan imbas cukup besar terhadap tingkah laris sesorang, khususnya dewasa yang kondisinya berada pada masa pubertas dan pencarian jati diri mereka sehingga mereka rentan terhadap imbas tersebut.
  2. Kurangnya keteladanan yang diberikan oleh pihak-pihak yang seharusnya memberi atau menjadi teladan. Keteladanan ini mutlak diperlukan, khususnya oleh dewasa alasannya yakni pola atau teladan memperlihatkan fasilitas untuk proses penyesuaian sikap pada kehidupan sehari-hari mereka.
  3. Kurang konsistennya sikap dari pihak yang seharusnya mempunyai kiprah tersebut. Sikap tidak konsisten terkadang menciptakan seseorang tidak mempunyai patokan yang terperinci mengenai hal-hal mana yang boleh dan mana yang tidak.

Dampak-dampak perbuatan zina

1. Zina sanggup menimbulkan timbulnya penyakit, ibarat sifilis dan AIDS
2. Zina menimbulkan seorang perempuan hamil tanpa nikah sehingga marak terjadinya aborsi
3. Zina berdampak merusak susila dan integritas diri
4. Zina menjadikan hilangnya kehormatan dan menghancurkan masa depan
5. Zina menimbulkan penyesalan yang tidak berkesudahan
6. Zina menimbulkan hancurnya keharmonisan rumah tangga

Usaha-usaha yang sanggup dilakukan dalam upaya mencegah sikap asusila dalam masyarakat :
  1. Memperkuat pendidikan susila dan agama, baik dari orang tua, sekolah, maupun masyarakat
  2. Menjaga lingkungan dari hal-hal yang sanggup memengaruhi untuk berbuat asusila
  3. Menanamkan rasa cinta dan bahagia terhadap budaya lokal dan tidak silau dengan budaya gila yang negatif
  4. Membuka agen konsultasi bagi masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan seks bagi para remaja
  5. Pemerintah dan pihak yang terkait harus mengambil tindakan tegas bagi mereka yang melaksanakan tindakan asusila tersebut.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel