Cara Beriman kepada Rasul Allah

Iman kepada rasul Allah artinya mempercayai bahwa Allah swt. telah mengutus rasul untuk memberikan petunjuk dan pedoman hidup kepada umat manusia agar sejahtera di dunia dan di akhirat. Rasul adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah swt. berupa syariat tertentu dan diperintahkan untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada umatnya. Sedangkan nabi adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah tetapi tidak wajib menyampaikan kepada umatnya.

Cara Beriman kepada Rasul Allah

Ada beberapa cara beriman kepada rasul Allah, yaitu sebagai berikut.

1. Mengikuti ajarannya

Rasul diutus oleh Allah swt. untuk menyampaikan wahyu kepada manusia sehingga pada hakekatnya mengikuti ajaran rasul sama dengan mengikuti ajaran Allah swt. Rasul diutus oleh Allah untuk kepentingan umat tertentu, seperti Nabi Hud diutus untuk kaum ‘Ad, Nabi Saleh diutus untuk kaum Samut, nabi Syu‘aib diutus untuk penduduk Madyan, Nabi Musa dan Nabi Ishak diutus untuk kaum Bani Israil. Khusus untuk Nabi Muhammad terdapat pengecualian, karena Nabi Muhammad saw. diutus oleh Allah swt. untuk semua umat manusia di dunia.

Allah swt. berfirman dalam Surah al-An’am ayat 48 :
Beriman kepada Rasul Allah

Artinya: “Dan tidaklah Kami mengutus para rasul melainkan untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Barang siapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Q.S al-An’am/6: 48)

2. Tidak membeda-bedakan rasul

Pada hakekatnya semua rasul adalah sama, yaitu sama-sama utusan Allah swt. sehingga kita tidak boleh membeda-bedakan antara rasul yang satu dengan rasul yang lain.

3. Meneladani perilaku para rasul dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan rasul sebagai contoh dan panutan. Hal ini sesuai dengan firman Allah swt. dalam Q.S. al-Ahzab/33: 21)
rasul Allah
Artinya: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah." (Q.S. al-Ahzab/33: 21)

4. Taat dan patuh dalam menjalankan segala perintah dan larangan. Allah swt. berfirman:
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu.” (Q.S. an-Nisa’/4: 59)

Sumber : Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VIII, Depdiknas

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel